RESENSI HANADYRA MAGHALI (LELAH TAPI UNTUK MASA DEPAN)



 IDENTITAS BUKU

a. Judul Buku: LELAH,TAPI UNTUK MASA DEPAN

b. Pengarang: Adits (@denyutdetik)

c. Penerbit: GagasMedia

d. Tahun Terbit: 2023

e. Kota Terbit: Jakarta

f. Jumlah Halaman: 192 halaman

g. ISBN: 978-623-493-012-2

PENDAHULUAN

Memasuki fase kedewasaan, banyak anak muda yang sering kali merasa tertekan oleh ekspektasi lingkungan,

ketakutan akan kegagalan, dan ketidakpastian masa depan. Fenomena quarter-life crisis dan overthinking ini

menjadi isu kesehatan mental yang sangat relevan saat ini. Buku "Lelah, Tapi untuk Masa Depan" dipilih untuk

diresensi karena karya nonfiksi pengembangan diri (self-improvement) ini mampu memvalidasi emosi-emosi

negatif tersebut dengan cara yang sangat humanis. Buku ini tidak sekadar menuntut pembaca untuk selalu

sukses, tetapi mengajak kita untuk memahami bahwa merasa lelah dalam proses berjuang adalah hal yang

sangat wajar.

ISI RESENSI

a. Ringkasan Isi Buku

Buku ini merupakan kumpulan tulisan pendek yang membahas dinamika kehidupan emosional generasi muda.

Secara garis besar, isi bab di dalam buku ini berfokus pada fase-fase krusial dalam pendewasaan. Mulai dari

bab awal yang membahas beratnya memikul ekspektasi orang lain, bab tengah yang memvalidasi rasa lelah

dan pentingnya mengambil waktu untuk beristirahat, hingga bab mengenai penerimaan diri (self-acceptance)


serta pentingnya memaafkan masa lalu. Buku ini diakhiri dengan bab motivasi yang menekankan bahwa

konsistensi dan daya juang adalah kunci utama untuk menata masa depan yang lebih baik.

b.Analisis dan Ulasan

Kelebihan:

Bahasanya gampang dipahami dan tidak bertele-tele.

Masalah yang dibahas sangat sesuai dengan apa yang sering dirasakan anak muda sekarang.

Ada gambar-gambar ilustrasinya jadi tidak bosan saat dibaca.

Kekurangan:

Buku ini lebih banyak berfokus pada memvalidasi emosi dan memberikan motivasi, namun kurang

memberikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

c.Kutipan Penting

“Jangan membandingkan dirimu dengan orang lain, karena setiap kita memiliki versi terbaiknya sendiri. Lelah

bukan berarti kamu gagal, itu tanda kamu sudah berjuang. Istirahatlah sejenak, tapi jangan berhenti.”

PENUTUP

Kesimpulannya, buku "Lelah, Tapi untuk Masa Depan" adalah sebuah bacaan yang sangat hangat dan

menenangkan. Buku ini sangat layak direkomendasikan untuk kalangan remaja, mahasiswa, maupun orang

dewasa muda yang saat ini sedang merasa jenuh, stres, atau bingung dengan arah masa depannya. Karya ini

memberikan sudut pandang baru bahwa segala beban psikologis dan rasa lelah yang kita korbankan hari ini

adalah bagian dari proses yang berharga untuk mekar di masa depan dengan versi terbaik kita sendiri.

IDENTITAS PENULIS RESENSI

a. Nama lengkap: Hanadyra maghali rayina alrasyid

b. Nama sekolah dan Kelas: SMA MARTIA BHAKTI 12.3

c. Nomor telepon/HP: 081574867990

d. Alamat email: rynnadyra@gmail.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI DWI ANDHIKA MUHARRAM RIFA'I (FREE YOURSELF)

RESENSI RAFI ATHA (SUDAH CUKUP MAIN-MAINNYA)

RESENSI NAZWA SHYFA (Letting Go, Letting Grow : Sebuah Seni untuk Melepaskan)