RESENSI M.RAFA ( Tuhan, Maaf Aku Kurang Bersyukur )
RESENSI BUKU : Tuhan, Maaf Aku Kurang Bersyukur
IDENTITAS BUKU
1. JUDUL BUKU: Tuhan, Maaf Aku Kurang Bersyukur
2. Pengarang: Mlaik Al Mughis
3. Penerbit: Syalmahat Publishing
4. Tahun Terbit: 2022
5. Kota terbit: Yogyakarta
6. Jumlah Halaman: 178 Halaman
7. ISBN: 978-623-97672-7-3
I. PENDAHULUAN
Bagian pendahuluan buku Tuhan, Maaf Aku Kurang Bersyukur karya Malik Al-Mughis diawali dengan pengingat tentang
kebiasaan manusia yang sering kali gampang mengeluh dan berfokus pada apa yang belum dimiliki. Penulis mengarahkan pembaca
untuk melihat kembali betapa banyaknya nikmat sederhana yang sering terabaikan di tengah riuhnya rasa tidak puas. Lewat
pengantar ini, kita diajak menyadari bahwa kebahagiaan tidak hadir setelah semua keinginan terpenuhi, melainkan muncul saat kita
belajar bersyukur. Pendahuluan ini menjadi ajakan yang pas untuk melapangkan dada, meredam ego, dan menyadari kembali
karunia-Nya yang terus mengalir.
II. ISI RESENSI
1. Ringkasan Isi Buku
Buku ini membahas kebiasaan manusia yang sering terjebak dalam rasa tidak puas, gampang mengeluh, dan sibuk
membandingkan pencapaian diri dengan orang lain. Sikap tersebut membuat hati terasa berat dan melupakan
limpahan nikmat yang telah diterima. Lewat kisah hikmah, ayat Al-Qur'an, dan hadis, penulis mengingatkan bahwa
kebahagiaan sejati bukan diukur dari banyaknya keinginan yang tercapai, melainkan dari sejauh mana hati mampu
bersyukur dan bersabar.
2. Analisis dan Ulasan
Buku ini mengusung konsep islamic self-improvement yang memadukan nilai spiritual dengan persoalan mental
sehari-hari seperti overthinking. Penulis membalik pola pikir umum bahwa kebahagiaan adalah alasan untuk
bersyukur; sebaliknya, rasa syukurlah yang menghadirkan ketenangan.
• Kelebihan: Bahasa yang digunakan hangat, santai, dan tidak menghakimi, serta dilengkapi langkah praktis
untuk melatih rasa syukur.
• Kekurangan: Pembahasan Tergolong Umum Karena dikemas sebagai buku populer, pembahasannya
terasa agak dangkal bagi pembaca yang mencari kajian keislaman yang lebih mendalam atau akademis.
3. Kutipan Penting
"Bahagia itu bukan karena semua keinginan kita terpenuhi, tapi karena kita mampu mensyukuri apa yang sudah ada
di genggaman."
III. PENUTUP
Buku Tuhan, Maaf Aku Kurang Bersyukur sangat layak dibaca bagi siapa saja yang sedang merasa lelah, cemas, atau
sulit menikmati hidup. Melalui pesan-pesan yang menggugah hati, buku ini berhasil menjadi pengingat yang baik untuk
berhenti sekejap, menurunkan ego, dan kembali menghargai hal-hal kecil dalam hidup.
IDENTITAS PENULIS RESENSI
1. Nama Lengkap: Muhammad Raffa
2. Nama Sekolah dan Kelas: Sma Marthia Bhakti (IIX.3)
3. Nomor Telephone/Hp: 081288525988
4. Alamat Email: raffadong76@gmail.com

Komentar
Posting Komentar